Misteri Kematian Istri Dokter di Babakan Cirebon: Tim Polda Jabar dan Mabes Polri Turun, Tujuh Saksi Diperiksa

Kriminal 27 Sep 2026 18:48 • 3 min read • 56 views • By Tim Redaksi

Share berita ini

Misteri Kematian Istri Dokter di Babakan Cirebon: Tim Polda Jabar dan Mabes Polri Turun, Tujuh Saksi Diperiksa
Misteri Kematian Istri Dokter di Babakan Cirebon: Tim Polda Jabar dan Mabes Polri Turun, Tujuh Saksi Diperiksa

Cirebon||fokusindonesianews.my.id – Kasus kematian Karningsih (66), istri seorang dokter umum di Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Perkembangan terbaru menunjukkan penanganan kasus tersebut semakin intensif. Pada Minggu (27/9/2026), tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Jawa Barat bersama jajaran Mabes Polri dilaporkan kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di lokasi kejadian.


Kehadiran tim forensik tersebut menjadi bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum Karningsih ditemukan meninggal dunia.


Ditemukan di Dalam Kamar
Karningsih ditemukan tidak bernyawa di kamar rumahnya pada Kamis (24/9/2026). Korban ditemukan oleh suaminya setelah yang bersangkutan pulang dari tempat praktik. Saat ditemukan, korban berada di atas tempat tidur dalam kondisi bersimbah darah.


Polisi juga menemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Sejumlah pemberitaan menyebut luka tersebut berupa luka tusukan, namun polisi sebelumnya belum merinci bentuk dan bagian tubuh yang mengalami luka karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis.


Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang, Kabupaten Indramayu, untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu memastikan penyebab kematian serta mendalami luka yang ditemukan pada tubuh korban.


Tujuh Saksi Telah Diperiksa
Hingga Jumat (25/9/2026), Satreskrim Polresta Cirebon telah memeriksa sedikitnya tujuh orang saksi. Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol Irfan Alireja menyampaikan bahwa penyidik telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap para saksi. Polisi juga melakukan pendalaman terhadap kondisi rumah serta aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.


Suami korban termasuk pihak yang telah dimintai keterangan karena menjadi orang yang pertama menemukan korban. Selain itu, keterangan dari anggota keluarga dan saksi lainnya turut didalami penyidik.


Polisi Belum Ungkap Motif dan Pelaku
Sampai perkembangan terakhir yang diberitakan, polisi belum mengumumkan siapa pihak yang bertanggung jawab atas kematian Karningsih maupun motif di balik peristiwa tersebut.
Informasi mengenai dugaan perampokan juga sempat beredar di media sosial. Namun, hingga saat ini informasi tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan resmi karena penyidik masih melakukan pendalaman dan belum menyampaikan hasil akhir penyelidikan. Penyidik juga masih menunggu dan mendalami hasil pemeriksaan forensik serta mengumpulkan bukti-bukti dari lokasi kejadian.


Pemdes Babakan Gebang yang disampaikan langsung oleh Kuwu Yeni Setiati menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi, dan meminta masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri terkait kasus tersebut.


Kuwu Babakan Gebang Yeni Setiati menyampaikan bahwa pemerintah desa mengikuti proses pemeriksaan dan berharap penyelidikan aparat segera memberikan titik terang. Ia juga mengimbau masyarakat menghormati proses hukum serta menunggu keterangan resmi dari penyidik.


Penyelidikan Masih Berjalan
Dengan adanya olah TKP lanjutan yang melibatkan tim forensik Polda Jabar dan Mabes Polri, kasus kematian Karningsih masih terus didalami.


Untuk sementara, sejumlah fakta telah terungkap, yakni korban berusia 66 tahun, ditemukan meninggal di kamar rumahnya, terdapat sejumlah luka pada tubuh, sedikitnya tujuh saksi telah diperiksa, dan proses pemeriksaan forensik masih menjadi bagian penting dalam penyelidikan.


Sementara mengenai motif, pelaku, kronologi lengkap, serta apakah kematian tersebut merupakan tindak pidana pembunuhan, hingga Minggu (27/9/2026) belum ada pengumuman resmi dari kepolisian yang dapat memastikan hal tersebut. Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum.


Perkembangan Terakhir

Tim Puslabfor Polda Jabar bersama jajaran Mabes Polri dilaporkan melakukan olah TKP lanjutan pada Minggu (27/9/2026). Hasil pemeriksaan tersebut belum diumumkan kepada publik.


Tim Redaksi media FIN sengaja tidak menuliskan dugaan pelaku, motif, atau tuduhan tertentu sebagai fakta karena sampai perkembangan terbaru yang media FIN temukan belum ada penetapan resmi dari kepolisian. Perkembangan 27 September juga menunjukkan pemeriksaan masih berlangsung.

(Tim Redaksi)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Fokus Indonesia News

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp